SEKRETARIS DAERAH BAGIKAN BANTUAN ALAT PENYEMPROT HAMA PADA PETANI

Kuala Betara –  Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H. Muklis, M.Si memberikan bantuan Alat Penyemprot hama padi sekaligus obat anti hama padi kepada Petani padi yang ada di Desa Sei Gebar parit 8 Kecamatan Kuala Betara.(10/2/15)

Turut Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian Ir. Zainuddin, Kepala Bapekanhut Widodo, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jambi dan para anggota Penyuluh pertanian yang tersebar di Kecamatan Kuala Betara. Adapun luas arel sawah padi  di parit 8 Desa sei.gebar adalah 40 Ha. Dengan jumlah anggota kelompok tani 80 orang

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Drs. H. Muklis, M,Si mengajak petani untuk tekun dalam bertani padi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki arel lokasi tanah yang luas dan bila digarap dengan serius akan menambah daya beli ekonomi masyarakat. Sekretaris Daerah menghimbau kepada petani untuk jangan menjual lahan yang ada untuk kebutuhan yang komsumtif. Garaplah tanah yang ada untuk anak cucu kita kedepan. Dalam kunjungan Kerja Sekretaris Daerah mengadakan diskusi tanya jawab dengan para petani padi. Dalam tanya jawab ini Petani mengharapkan bantuan kepada Pemerintah Daerah agar memberikan bantuan seperti Tanaman palawija diantaranya bibit jagung, kedelai dan lainnya agar petani tidak berpatokan pada hasil jual padi saja. Disamping itu petani juga meminta kepada Sekretaris Daerah agar memberikan bantuan traktor agar pengerjaan lahan sawah padi lebih mudah. Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah berjanji akan memberikan bantuan bibit jagung kepada petani melalui Dinas Pertanian dan Badan Punyuluh Pertanian yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Senada dengan hal tersebut dalam laporan kadis Perternakan Zainuddin mengatakan kedepan kita harus bisa swasembada beras di bidang pertanian khususnya padi. Disambungnya Pemerintah pusat terdahulu dalam mengembangkan ekonomi selalu memikirkan kondisi perut rakyat yaitu bertani padi ini terbukti dengan indonesia pada zaman itu dapat menghasilkan swasembada beras. Dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian agar jangan malu-malu meminta kepada Pemerintah Daerah apa yang diperlukan dan dibutuhkan dalam hal pertanian padi ini. Agar hasil yang didapat bisa berkembang dan maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *