POLRES TANJABBAR GELAR LAT PRA OPERASI RAMADNIYA 2017

Kuala Tungkal – Sebagai langkah pemantapan jelang Operasi Kepolisan Ramadniya 2017, Polres Tanjabbar melaksanakan Pelatihan Pra Operasi (Latpraops) di Saung Mapolres Tanjabbar, Rabu (14/6/17).

Kegiatan Lat Pra Ops dipimpin serta dibuka oleh Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, SIK diwakili Kabag Ops KOMPOL Ronal P Nainggolan dihadiri para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran, Perwira Staf serta anggota baik dari Polres dan Polsek yang mengikuti Lat Pra Ops Ramadniya 2017.

Pelaksanan Lat Pra Ops Polres Tanjabbar mengundang instruktur Tiem Jihadak / Jibom IPTU H. Agus dari Den Gegana Satbrimobda Jambi.

Dalam kegiatan rapat internal tersebut, Kabag Ops KOMPOL Ronal P. Nainggolan menyampaikan tujuan dari pelaksanaan Lat Pra Ops adalah untuk menyamakan persepsi seluruh personil yang nantinya akan dilibatkan serta yang mengawaki operasi ini nantinya diharapkan mengetahui apa yang menjadi kerawanan, bagaimana bentuk dan sifat operasinya, siapa saja pejabatnya, bagaimana bertindaknya pola taktis menangani sasaran dan upaya apa yang dilakukan agar target operasi tercapai.

“Tujuan Operasi Ramadniya 2017 yang sebelumnya bernama Operasi Ketupat ini bertujuan untuk mengamankan kegiatan masyarakat khususnya selama Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H. Selain memfokuskan pada kegiatan pengamanan jalur mudik dan balik lebaram, kegiatan operasi ini mengamankan juga pusat perbelanjaan dan objek wisata,” jelas  Kabag Ops.

Pelaksanaan Operasi Ramadniya 2017 akan berlangsung selama 15 (Lima Belas) Hari terhitung mulai tanggal 19 Juni s/d 4 Juli 2017.

“Pengamanan bersifat terbuka dalam bentuk Operasi Harkamtibmas, dengan mengedepankan pengemban fungsi operasional Kepolisian lainnya yang dilaksanakan secara Profesional, bermoral dan humanis. Dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri arahannya KOMPOL Ronal P. Nainggolan berharap kepada para peserta agar mengikuti arahan, bimbingan dan petunjuk dari pengajar atau instruktur dan melaksanakan dengan sungguh–sungguh sehingga dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas.

Sumber : Lintas Tungkal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *