PANTAU HARGA JELANG RAMADHAN BUPATI SIDAK PASAR

KUALA TUNGKAL, Dengan menggunakan sepeda motor Bupati H. Usman Ermulan didampingi Wakil Bupati Katamso, Asisten Ekbang, Kadis Perindagproda dan Kepala SKPD terkait, menyusuri di pasar sembari menanyakan harga beberapa kebutuhan pokok kepada para pedagang, agen dan pengecer. “Ini dilakukan untuk memantau serta memastikan barang-barang kebutuhan pokok tidak melonjak terlalu tinggi,” ujar Bupati Usman Ermulan kepada sejumlah wartawan disela-sela sidak di Pasar Tanggoraja Ilir, Selasa (16/6).

Sasaran sidak pertama Bupati ke pedagang beras toko Madi di Pasar Parit III, lanjut di Pasar Parit III Kelurahan Kampung Nelayan. Selanjutnya dan Toko H. Milus agen sembako dan Bawang terbesar di Kuala Tungkal, seterusnya ke Pasar Tanggorajo Bupati juga sempat berbincang dengan pedagang ayam dan daging. Di sini bupati juga mengunjugi Stand Operasi Pasar Disnak Tanjab yang sedang menjual daging.

Setelah menanyakan berbagai macam harga kebutuhan pokok, Bupati beserta rombongan melihat-lihat kondisi pasar. Dari hasil pantauanya tersebut, Usman Ermulan mengatakan tidak ada kenaikan harga yang signifikan, dimana harga beberapa kebutuhan pokok masih stabil.

“Alhamdulllah untuk ketersediaan stok sembako selama puasa nanti akan mencukupi, kalau mengenai persoalan harga masih bisa dimaklumi, ya kalaupun ada kenaikan beberapa barang tapi itu tidak seberapa dan akan terus kita pantau gejolaknya,” katanya.

Kepada para pedagang, Bupati berharap tidak menaikkan harga terlalu jauh melambung tinggi karena saat ini mendekati masuk bulan Ramadan. ”Untuk pedagang, cari untung itu wajar, tapi cari untungnya jangan berlebihan. Itu yang saya harapkan,” pungkas Bupati. 

Berdasarkan pantauan di Pasar Tanggoraja Ilir, Pasar Parit III dan Pasar Tanggoraja Ulur, beberapa barang yang naik diantaranya telur. Harga telur saat ini berada pada kisaran Rp 43 ribu per papannya, naik dari sebelumnya Rp 38 ribu. Bawang merah kisaran Rp 24-26 ribu per kilo, naik dari sebelumnya Rp 19 ribu. Cabai keriting kering dari Rp 25 ribu naik menjadi Rp 29-30 ribuan,” Sudah naik sejak seminggu terakhir,” sebut Yudi, salah seorang karyawan H. Milus saat diwawancarai, Selasa (16/6).

Selain telur, yang naik drastis kacang tanah dan bawang lokal melambung Rp 32 ribu/kg, “Kenaikan harga telur tahun ini juga terbilang drastis dibandingkan kenaikan harga tahun lalu. “Yang pasti tahun ini naiknya drastis mas dibandingkan tahun lalu, mungkin bisa lebih naik jelng lebaran,” tambah Yudi.

Menurutnya, sebagian naik ini kisaran kenaikan hagra antara 5 hingga 10 persen dari harga sebelumnya (seminggu yang lalu red), meskipun demikian, kenaikan ini tidak dibarengi dengan kenaikan bahan pokok yang lain. Kalaupun ada kenaikan beberapa kebutuhan pokok tidak terlalu signifikan seperti harga kacang tanah dan bawang lokal. “Barang-barang yang lain belum naik, kalau pun ada yang naik harganya tak seperti kacang tanah yang drastis naiknya,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *