KOPI LIBERIKA TUNGKAL JAMBI DAPAT HAK PATEN

Kuala Tungkal – Kabupaten Tanjung Jabung Barat boleh berbangga, sebab kopi yang dihasilkan para petani Tanjung Jabung Barat mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk Kopi Liberika Tungkal Jambi dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada Rangkaian acara Hari Dharma Karyadhika Tahun 2015 di gedung Kementrian Hukum dan Ham Jum’at (30/10)

Wakil Bupati Tanjung Barat yang menerima langsung sertifikat tersebut mengucapkan terimakasih kepada para petani dan kelompok tani Tanjung Jabung Barat, sebab melalui kerja keras mereka Kopi Liberika Tungkal Jambi mendapatkan Sertifkat Indikasi geografis dari Kementrian hukum dan Ham Republik Indonesia.

Bagi Masyarakat Tanjung Jabung Barat, Khususnya Kecamatan Bram Itam, Betara, Pengabuan dan Senyerang yang merupakan daerah dataran rendah, berkebun kopi merupakan sumber pendapatan utama. Walaupun dengan kondisi tanah gambut dengan tingkat keasaman cukup tinggi, namun tanaman kopi yang dikenal dengan nama “kopi excelsa” justru tumbuh subur. Berdasarkan pengajuan perlindungan produk yang diajukan oleh Masyarakat Perindungan Indikasi Geografis, Mentrian Pertanian Republik Indonesia menetapkan varietas kopi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan nama “kopi liberika tungkal komposit.

Berdasarkan uji citarasa yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia, bahwa Kopi Liberka Tungkal Jambi dengn proses Olah Basah Kopi Peram (OBKP) memiliki citarasa herbal, rubbery, ratter sourish and too high acidity dengan final score notation speciality grade (82,75). Sedangkan kopi Olah Basah Kopi Madu (OBKM) memiliki citarasa herbal, rubbery, sweet, strong aroma, heavybody and very balance dengan final score notation grade (83,5).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *