{"id":4106,"date":"2015-07-29T08:07:41","date_gmt":"2015-07-29T01:07:41","guid":{"rendered":"http:\/\/tanjabbarkab.go.id\/site\/?p=4106"},"modified":"2015-07-29T08:07:41","modified_gmt":"2015-07-29T01:07:41","slug":"sekda-buka-rapat-koordinasi-percepatan-upsus-pajale","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/?p=4106","title":{"rendered":"SEKDA BUKA RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN UPSUS PAJALE"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\"><b><i>Kuala Tungkal<\/i><\/b><span lang=\"IN\"> &#8211; Guna mensinkronkan tindakan ke depan mengenai Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai<\/span> (Pajale)<span lang=\"IN\">. <\/span>Pemkab Tanjabar melalui <span lang=\"IN\">Badan Penyuluh mengelar Rapat koordinasi UPSUS Pajale<\/span>. Kegiatan ini <span lang=\"IN\">dilaksanakan di Aula Kantor Bappemdal yang diikuti oleh penyuluh di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kamis (27\/7).<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p align=\"justify\"><span lang=\"IN\">Hadir pada pertemuan tersebut narasumber dari BP<\/span>4 Jambi diantaranya Ir. Rahimah Oesman, Kabid Bimas dan Kelembagaan, Devi Yunara, SP, Kabid Program dan Ebdi Mardono, Penyuluh Pertanian Jambi. <span lang=\"IN\">Kelapa BP4<\/span> Tanjabra Ir. Heru Widodo dan <span lang=\"IN\">Kepala Dinas Pertanian <\/span>Tanjabar <span lang=\"IN\">dan <\/span>Penyuluh <span lang=\"IN\">se Kabupaten Tanjabar<\/span> sebagai peserta<span lang=\"IN\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\"><span lang=\"IN\">Dalam arahannya Sekdakab H. Firdaus Khatab<\/span> <span lang=\"IN\">mengatakan, kegiatan ini <\/span>sangat positif dalam <span lang=\"IN\">upaya peningkatan produktivitas dan produksi tanaman pangan terutama padi, jagung dan kedelai <\/span>di daerah.<\/p>\n<p align=\"justify\"><span lang=\"IN\">Namun kata Sekda,<\/span> <span lang=\"IN\">\u201dprogram Pajale yang dicanangkan oleh Pemerintah Jokowi-JK melalui Kementrian Pertanian sangatlah berat bagi Pemkab, pasalnya pada tahun 2017 harus swasembada. Hal ini memiliki konsekuensi kerja cerdas dan keras agar program tersebut berhasil\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\">Hanya saja, p<span lang=\"IN\">ermasalahan di lapangan petani kita sudah mulai malas bertani Pajale<\/span>. Berbagai hambatan dan kendala ditemui oleh para petani saat ini. Kendala mendasar yang ditemui yakni menyangkut soal pemasarannya. <span lang=\"IN\">harga jual petani tidak sesuai dengan haga pasar. &#8220;Masih jauh dengan harga pasaran,\u201d tandasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\">Seharusnya, kata Sekda, Pemerintah pusat tidak hanya menggalakan untuk swasembada saja, namum pemsarannya juga harus difailitasi. Sehingganya harja gual hasil Pajale ini tidak jatuh dan petani selalu merugi. Ia contohkan hasil beras di daerah Pengabuan dan Senyerang pada saat panen kemarin jatuh dibawah harga pasar, tempat penyalurannya tidak ada. Pemerintah daerah tidak akan mungkin mampu menampung dan menalanginya semuanya.<\/p>\n<p align=\"justify\">Harapan ke depan, diharapkan semua pihak yang terkait dengan sektor pertanian tanaman pangan maupun hortikultura serta lainnya dapat menjembatani masalah pemasaran produk. Dimana, setiap panen selesai, masyarakat selalui terbentur dengan masalah pemasarannya.<\/p>\n<div>\n<p align=\"justify\">\u2018\u2019Harapan kita yang masalah pemasaran ini harus menjadi perhatian serius bagi instansi terkait guna meningkatkan ekonomi masyarakat, sampaikan kepada Permrpv dan Pusat ini permsalahanya, mereka harus tau, jangan diam be kalau ada rakor, kasin petai kita selalu jadi korban,\u2019\u2019 kata Firdaus Khatab menyarankan.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuala Tungkal &#8211; Guna mensinkronkan tindakan ke depan mengenai Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale). Pemkab Tanjabar melalui Badan Penyuluh mengelar Rapat koordinasi UPSUS Pajale. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bappemdal yang diikuti oleh penyuluh di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kamis (27\/7).<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4106","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4106\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}