{"id":22599,"date":"2015-03-25T08:50:24","date_gmt":"2015-03-25T01:50:24","guid":{"rendered":"http:\/\/tanjabbarkab.go.id\/site\/?p=3543"},"modified":"2015-03-25T08:50:24","modified_gmt":"2015-03-25T01:50:24","slug":"isis-antara-jihad-terorisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/?p=22599","title":{"rendered":"ISIS : Antara Jihad &#038; Terorisme"},"content":{"rendered":"<div align=\"center\">Oleh Abd.Mukti,S.Ag<\/div>\n<div><b>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0PEREKEMBANGAN<\/b> kelompok militan dan radikal<i> Islamic State of Iraq and Syiria<\/i> (ISIS) yang semakin menggemparkan dunia dewasa ini, telah menjadi fokus perhatian utama beberapa negara termasuk Indonesia. Terutama pasca 16 Warga Negara Indonesia(WNI) yang berusaha ke Suriah yang diduga BIN akan bergabung dengan ISIS, dan dalam pemberitaan terakhir melalui media massa mereka juga menolak dideportasi ke Indonesia oleh Pemerintah Turki.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Walau telah dinyatakan sesat dan membahayakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),kelompok yang mendeklarasikan <i>khilafah <\/i>ini masih diminati oleh banyak orang untuk bergabung.Tak terkecuali WNI.\u00a0 Harianterbit.com (13\/3)menyebutkan, jumlah WNI yang bergabung dengan kelompok radikal dari Timur Tengah ini tidak kurang dari 600 orang. Jumlah ini tentu akan semakin bertambah jika tidak dikendalikan secara intensip.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0 Sumber itu menyebut, motif bergabung ke ISIS antara lain karena ideologi yaitu panggilan berjihad, juga bermotif karena adanya sentiment ketidakadilan.\u201cKalau BIN menyimpulkan bermotif uang, alasan sangat sederhana. Padahal yang sebenarnya adalah soal tuntutan ideologi,\u201d ujar sumber tersebut. Tapi sayang, \u2018jihad\u2019 versi mereka bukan saja bertentangan dengan Islam tapi juga menodai Islam yang suci nan indah.<\/div>\n<div><b>Jihad Bukan Terorisme<\/b><\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jihad jelas bukan terorisme. Jihad adalah bagian dari Islam. Sementara terorisme sangat dikecam dalam Islam. Islam yang diturunkan oleh Allah SWT melalui rasul-Nya ke dunia ini adalah sebagai \u2018rahmatan lil\u2019alamin\u2019, rahmat untuk semesta alam. Didalam Islam, mulai dari Nabi Adam as sampai Nabi Penutup Muhammad SAW tidak mengajarkan kekerasan atau terorisme. Dalam Alquran disebutkan bahwa Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Musa dan Nabi Harun agar bertutur kata dengan lemah lembut kepada Fir\u2019an (Q.S.Thaha : 44 ).Padahal Fir\u2019aun adalah gembong kafir yang sangat sombong, yang mengklaim dirinya sebagai tuhan.(Q.S.An-Nazi\u2019at : 24).<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jihad adalah upaya mengerahkan segala potensi yang ada untuk menegakkan kalimah Allah di muka bumi ini. Sementara lapangan jihad itu sangat luas seluas ajaran Islam sebagai agama universal. Jihad tidak mesti harus mengangkat senjata untuk berperang. Tetapi semua bentuk perjuangan yang mendukung akan tegaknya agama Islam di muka bumi Allah ini, dan dapat meningkatkan keluhuran umatnya. Baik dengan cara berdakwah, dengan harta benda dan pikiran maupun tenaga. Itu semua masuk dalam kategori <i>jihad fisabilillah.<\/i><\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Islam tidak menghendaki adanya peperangan, melainkan kedamaian. Dan Islam hanya menuntut tegaknya hukum Allah SWT. Karena itu perang hanyalah merupakan bagian dari jihad. Dan perang dapat dilaksanakan apabila memang kondisi memaksakan, seperti umat Islam terzalimi, diusir dari Tanah Airnya, dilarang untuk melakukan ibadah, difitnah terus menerus sehingga dakwah Islam tidak bisa dilaksanakan. Disini kita diizinkan untuk berjihad dalam arti perang mempertahankan musuh.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bahkan jihad melawan hawa nafsu (<i>jihadunnafsi<\/i>) menurut Rasulullah SAW adalah merupakan bagian dari pada bentuk jihad yang paling berat. Sebab, hawa nafsur sumber kemunafikan, kedengkian, kesyirikan maupun sumber penyakit iman lainnya, yang menyebabkan hancurnya ajaran Islam. Demikian pula sumber kemalasan yang menyebabkan kemunduran dan kebodohan. Oleh sebab itu, jihad yang paling afdhal adalah perjuangan melawan hawa nafsu,sebagaimana yang ditegaskan Rasul :\u201d Jihad yang paling afdhal adalah jihadnya seseorang terhadap hawa nafsunya\u201d (HR.Ibnu Najjar dari Abu Dzar).<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jihad disamping kewajiban, ia adalah merupakan kunci dalam pembangunan Islam, dan ia sangat menentukan\u00a0 akan luhur tidaknya <i>dienul Islam<\/i> dan umatnya<i>. <\/i>Maka Islam tanpa jihad tidak akan berkembang dan maju. Sebaliknya, jihad tanpa ruh Islam tidak akan punya arti apa-apa disisi Allah SWT.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sungguh cukup banyak ayat-ayat Alquran yang selalu mengaitkan antara iman dan jihad (Q.S.Al-Hujurat : 15). Orang-orang yang berjihad di jalan Allah, mereka tidak hanya memperoleh keluhuran di dunia semata, tapi mereka akan mendapat tempat yang amat luhur di sisi Allah di akhirat nanti.(QS.At-Taubah : 20). Dan mereka yang gugur sebagai syuhada, sekalipun secara kasat mata telah gugur, mereka tidak boleh dikatakan telah mati. Sebaliknya, mereka diberitakan tetap hidup dan mendapat limpahan rezeki dari sisi-Nya (QS.Ali Imran : 169).<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Alangkah mulia dan indahnya jihad itu dalam Islam. Oleh karena itu untuk \u2018berjihad di jalan Allah\u2019 harus didasari ilmu ,iman, dan Islam yang kokoh agar tidak terjebak dalam tindakan terorisme yang dilarang oleh Islam. \u201dBarang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya\u201d.(QS.Al-Maidah : 32).<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ini artinya, bahwa Islam anti kekerasan dan terorism. Untuk itu, siapapun yang ingin berjihad di jalan Allah, harus benar-benar ikhlas mengharap ridha Allah dalam rangka menegakkan agama Islam di muka bumi ini yang tentu saja jihad yang dilakukan tidak bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai Islam sebagaimana yang telah diuraikan diatas.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jadi, apa yang dilakukan oleh militan ISIS dengan membantai dan membunuh sesama itu jelas bukan jihad tapi justru masuk dalam kategori terorism yang secara nyata dilarang dalam Islam. Tindakan teror yang dipertontonkan ISIS adalah tindakan yang menghalalkan segala cara untuk merekrut sasarannya dengan cara paksa jelas bertentangan dengan Islam yang mengajarkan \u201cLa ikroha fiddien\u201d-Tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam.(Q.S.Al-Baqarah : 256).<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tindakan teror yang dilakukan oleh kelompok radikal ISIS itu bisa terjadi karena berangkat dari paham dan pemikiran yang radikal. Mereka menganggap bahwa hanya paham merekalah yang benar. Inilah yang disebut dengan<i> radikalisme agama<\/i>.Suatu paham\u00a0 yang \u2018ta\u2019shub\u2019 atau terlalu fanatik pada satu madzhab.Sementara madzhab lainnya dianggap salah. Atas <i>backround<\/i> paham sesat inilah muncul tindakan teror dan kekerasan.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jadi, sangat jelas untuk membedakan mana yang jihad dan mana yang terorisme.Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang sudah bergabung atau akan bergabung dengan ISIS akan sadar bahwa mereka bukan sedang atau akan berjihad tapi justru terjebak dalam terorisme yang dikecam Islam. <i>Nasrun Minallah Wa Fathun Qarieb.<\/i><\/div>\n<div><i>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<wbr \/>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Penulis adalah Pemerhati Kehidupan Beragama.<\/i><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Abd.Mukti,S.Ag \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0PEREKEMBANGAN kelompok militan dan radikal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang semakin menggemparkan dunia dewasa ini, telah menjadi fokus perhatian utama beberapa negara termasuk Indonesia. Terutama pasca 16 Warga Negara Indonesia(WNI) yang berusaha ke Suriah yang diduga BIN akan bergabung dengan ISIS, dan dalam pemberitaan terakhir melalui media massa mereka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-22599","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22599"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22599\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanjabbarkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}