SEKDA; 15 OPD BAKAL DIEVALUASI TERKAIT PENYELESAIAN PENDATAAN ASET

KUALA TUNGKAL – Seketaris Daerah Kabupaten Tanjabbar Drs. H. Ambok Tuo, MM menegaskan bakal ada evaluasi bagi kepala OPD di lingkup Pemkab Tanjabbar jika hingga batas waktu pertanggal 20 Setember ini belum menyerahkan data pendataan inventaisasi aset.

Pejabat tertinggi pembina ASN di Pemkab Tanjabbar itu, mengakui bahwa ada sekitar 15 OPD/SKPD yang menjadi catatannya yang dinilai belum kelar inventarisai Asetnya.

“Ada kok, tunggu saja sampai tanggal 20 September ini. Karena sudah berapa kali kita ingatkan untuk menuntaskan invertarisasi aset. Apabila masih ada juga kepala OPD tidak mempersiapkan itu maka siap-siap divaluasi,” tegasnya disambagi di Kantor Bupati, Ribu (06/9/17).

Ditegaskan Sekda, dirinya selaku Sekda dan Kepala Brapejakat akan memberikan catatan kepada Bupati, bahwa kepala OPD ini kerjanya tidak tercapai. Untuk selanjutnya Bupati yang berhak menentukan siapa yang akan dievaluasi.

“Tentu catatan yang akan saya sampaikan kepada Bupati ada kretarianya,” julas Sekda H. Ambok Tuo yang saat itu didampingi Kepala BPKAD Drs. Rajiun Sitohang, MM.

Namun Sekda tidak membeberkan OPD mana saja 15 OPD dimaksud. Ia hanya mencontohkan beberapa OPD yang asetnya termasuk paling banyak tersebar diseluruh pelosok Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurut sekda pembenahan aset merupakan prioritas Pemkab Tanjabbar sebagai tindak lanjut atas Tindak Lanjut atas Hasil LHP BPK RI Perwakilan Jambi dalam dua tahun, yaitu masalah Aset.

“Jadi tahun ini harus memang benar-benar dibenahi,” tegasnya.

Selain itu juga kata Sekda, BPKAD juga akan dievaluasi apabila persoalan aset ini tidak selesai. Pasalnya BPKAD sebagai barometer,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, yang kebetulan bersama Sekda, Kepala BPKAD Rajiun Sitohang mengatakan siap untuk dievaluasi kinerjanya oleh sekda.

“Saya siap dinilai kinerja saya oleh sekda,” ujarnya singkat.

Sumber : Lintas Tungkal

Add Comment