INI REAKSI DINAS PERINDAG ATASI KELANGKAAN LPG

KUALA TUNGKAL – Dinas KUKM Perindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menyiapkan rencana aksi  strategis guna mengatasi permasalahan kelangkaan LPG 3K di Kabupaten Tanjabbar.

Kepala Dinas KUKM Perindag, Safriwan, SE membenarkan jika bahwa pihaknya telah menyusun rencana aksi baru guna meminimalisir masalah tersebut.

“Kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah sendiri sudah berupaya maksimal untuk mengatasinya. Kedepannya selain upaya-upaya yang telah di lakukan, kami juga telah menyusun beberapa rencana aksi baru yang sifatnya lebih persuasif,” ujar Syafriwan, SE, Kamis (09/11/17).

Aksi tersebut kata Syafriwan, pertama berupa himbauan dan ajakan bagi masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas. Seperti PNS dan Pengusaha rumah makan atau pengusaha-pengusaha lainnya untuk tidak lagi menggunakan gas LPG 3K.

“Draf surat edaran sudah kita susun tinggal persetujuan bapak Bupati, yang isinya berupa himbauan dan ajakan
kepada seluruh PNS, Pengusaha, maupun Masyarakat golongan menengah ke atas untuk tidak lagi menggunakan gas elpiji 3 kilo gram,” ujarnya..

Kedepannya jika edaran ini dilaksanakan kata Syafriwan, tentu kelangkaan elpiji bersubsidi di daerah kita bisa di atasi atau setidaknya di minimalisir.

Lanjut Syafriwan, saat ini pun upaya mengatasi kelangkaan gas melon melalui Operasi Pasar sedang berlangsung di Kecamatan Seberang Kota.

“Tinggal 1 Kecamatan lagi yakni Kecamatan Kuala Betara, untuk Kecamatan Tungkal Ilir, Muara Papalik, Renah Mendaluh, Senyerang dan Pengabuan telah selesai,” tukasnya. (Lintas Tungkal)

Add Comment